Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi. Tampilkan semua postingan

Glenmore, Banyuwangi - Tanah Eropa Di Ujung Timur Pulau Jawa

Glenmore, Banyuwangi - Tanah Eropa Di Ujung Timur Pulau Jawa

Glenmore adalah merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi yang termasuk terletak bagian barat. Kecamatan Glenmore termasuk wilayah yang sangat luas sekitar 406,76 km² dan termasuk kecamatan terluas ke-4 dari total kecamatan yang ada di kabupaten Banyuwangi. Glenmore terletak memanjang ke utara dan keselatan terbelah oleh jalan raya nasional yang menghubungkan Banyuwangi kota dengan Jember.

Dusun Kakao, Glenmore

Kecamatan Glenmore terdiri dari desa : Tegalharjo, Sepanjang, Karangharjo, Tulungrejo, Sumbergondo, Bumiharjo & Margomulyo. Glenmore adalah kecamatan yang terletak di Banyuwangi barat. Bagian utara Glenmore dibatasi oleh Gunung Raung, sedangkan bagian selatannya terdapat Taman Nasional Meru Betiri dan kawasan hutan milik Perhutani. Sebagian besar wilayah Glenmore merupakan areal perkebunan dengan komoditas utamanya adalah tebu, karet, dan kakao. Beberapa perkebunan terkenal di Glenmore di antaranya Perkebunan Glenmore, Glen Nevis, Kendenglembu, Treblasala, Kalirejo, dan lain sebagainya. Di tengah perkebunan tersebut terdapat banyak perkampungan terpencil yang disebut Afdeling (Afd.) dan dihuni oleh pekerja perkebunan. Beberapa Afdeling di Glenmore diantaranya Afd. Muktisari, Sidomukti, Gentengan, Kaliputih, Sukobumi, dan lainnya.

Pada zaman dahulu Glenmore dan wilayah sekitarnya masih berupa hutan belantara. Hal ini berubah ketika pemerintah kolonial membuat kebijakan baru di tahun 1900-an dengan menarik investor dari Eropa untuk membangun bisnis di Hindia Belanda. Pengusaha Eropa berdatangan dan membuka hutan untuk perkebunan baru. Salah satunya adalah Glenmore yang didirikan oleh pengusaha asal Skotlandia bernama Ros Taylor sekitar tahun 1910. Ros Taylor membuka lahan di kaki Gunung Raung seluas 163.800 hektar untuk ditanami kopi, kakao, dan karet. Kata Glenmore berasal dari Bahasa Gaelik Skotlandia yang berarti "Big Glen / Glen Besar". "Glen" adalah kata yang banyak dipakai sebagai nama tempat di Skotlandia dan bermakna lembah atau hamparan perbukitan.

Jalan Lintas Selatan, Glenmore - Banyuwangi

Glenmore bukanlah satu-satunya perkebunan zaman kolonial di kecamatan ini. Selain itu, juga terdapat Perkebunan Glen Nevis, Glen Faloch, dan Treblasala. Treblasala sendiri menurut penuturan masyarakat setempat merupakan kebalikan dari kata "Alas Albert" (hutan Albert). Setelah dibukanya kawasan perkebunan, wilayah ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pemerintah kolonial membangun infrastruktur baru seperti Stasiun Glenmore, kantor pos, hingga rumah sakit. Jejak-jejak masa kolonial di Glenmore masih ada hingga sekarang, salah satunya mesin ketel uap buatan Ruston Proctor & Co dari Inggris yang sekarang dijadikan monumen di depan PT Glenmore. Peninggalan zaman kolonial lainnya adalah Rumah Sakit Bhakti Husada atau juga disebut Rumah Sakit Krikilan yang sebelumnya merupakan klinik perkebunan.

Wilayah Glenmore pernah dijadikan calon lokasi Bandar Udara Banyuwangi. Di tengah perkebunan, tepatnya di dekat Afdeling Sidomukti dan Muktisari atau berada di selatan pabrik gula, telah berdiri landasan pacu untuk pesawat capung penyemprot hama. Landasan ini dibangun sekitar tahun 1970-an pada masa Bupati Djoko Supaat Slamet. Landasan ini rencananya akan dikembangkan menjadi bandar udara baru. Namun pembangunan bandara tertunda hingga tahun 1999 pada era Bupati Samsul Hadi. Setelah dianalisis, ternyata lokasi Glenmore tidak aman untuk penerbangan. Sekarang, proyek bandar udara telah dipindahkan ke Kecamatan Blimbingsari.

Wisata Alam Bumi Madukara, Glenmore - Banyuwangi

Wisata Alam Bumi Madukara, Glenmore - Banyuwangi

Wisata Alam Bumi Madukara, Glenmore - Banyuwangi
Wisata Alam Bumi Madukara, Glenmore - Banyuwangi

Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi

Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi
Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi

Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi

Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi

Dusun Kakao, Glenmore - Banyuwaangi

Dusun Kakao, Glenmore - Banyuwaangi
Dusun Kakao, Glenmore - Banyuwaangi

Artikel Terkait Glenmore !


Laily Suci - Lesuh

Laily Suci - Lesuh (Lagu Osing Banyuwangi)


Artist : Laily Suci
Title : Lesuh
Song Writed : Exa Deadlysins
Music Arranger : Gagaz Ky ( Dua Mata Studios )
Mixing & Mastering : Dua Mata Studios
Videographer & Editor : Ngerumangtsani
Pimpinan Produksi : Exa Deadlysins
Executive Producer : ℗ & © 2025 Monexa Official

 ♪ Lyric Lesuh
 
MUNGGONE ISUN
BOLAK SAK UKEL
TAPI WIS NGELOTOR
NONG PULUNGANE
KAREPE ATI
NGGOLETI TENTREM
SiNG WERUHO
NELONGSO PUNGKASE

MULO SALAH
ISUN DEMENI
RIKO HANG MAGIH PINGIN
SENENG SENENG
WES SUN CACAK
NURUTI KAREPE
RUPO MESEM 
TAPI ATI MESESEGEN

SAIKI ISUN WIS WISUH
SUN LISUH NGESAPI ILUH
NURUTI RIKO NGABETI RIKO
ULIHE MUNG LORO
RIKO AKEH ERI NE
NANCEP NONG KONO KENE
NONO RUMANGSANE 
ISUN KOYO DUDU SOPO SOPONE

Gowes Pagi Yang Au Ah Sampai Bendung Karangdoro

Gowes Pagi Yang Au Ah Sampai Bendung Karangdoro

Jum'at (Kliwon), 19 Desember 2025. Pagi menyapa, bangun dengan tubuh yang terasa ngilu di setiap sudutnya. Entah mau terserang flu atau memang kekurangan vitamin. Tapi maaf, tidak dapat menyurutkan semangat untuk bersepeda. Yang terpenting bangun dulu dan ambil sepeda. Entah mau lewat jalur mana dan tempat tujuan mana, itu nanti kita pikirkan sembari mengayuh.

Pikiran membawa langkah kayuhan kecil nan santai ini berangkat dari rumah mengarah ke timur menuju perempatan lampu merah desa Jajag. Terus melanjutkan menuju arah perempatan pasar desa Bangorejo melewati persimpangan pasar subuh desa Jajag.

Dari perempatan pasar pagi Bangorejo ke kanan menuju arah Dam Sere. Dalam kilometer ini, saya dalam hati memutuskan untuk "ah,,ning Dam/Bendung Karangdoro ae lah. Waktune koyoke nutut".

Okelah, melihat waktu yang masih cukup sebelum masuk kerja. Saya memutuskan untuk menambah kilometer menuju tempat salah satu favorit tujuan Mancal a.k.a Gowes alias Bersepeda.

Tempat ini asri masih banyak pemandangan sawah, sungai, gunung dan desa dengan beberapa kebun serta pasar tradisionalnya.

Terdapat jalur kanal sungai yang membentang sepanjang jalur ini, menambah suasana menjadi santai. Jalur juga bagus, cocok untuk sepeda jenis apapun termasuk roadbike.

Okelah, gowes terus pancal terus sing akhire teko ning lokasi. Ambil foto, jeprat jepret langsung kembali pulang. Tapi pulangnya melewati jalur yang berbeda yaitu memutuskan untuk lewat jalur Gladak Ireng lurus menuju arah pasar ngandong Tegalsari dan melanjutkan pulang.

Ah, alhamduillah dapat total kilometer sekitaran 28km-an. Sehat selalu badan & pikiran, perjalanan hidup masih panjang dan tidak tahu sampai kapan. Bersyukur, bersyukur dan terus bersyukur.


Jalur Strava !

Srawet Loop Jalur Gravel Ringan, Gowes Fun Fun

Gravel Banyuwangi Srawet Loop 29 Mei 2025 

Hampir saja lupa caranya menikmati sepeda. Sudah hampir 3 bulan tidak bersepeda sekalipun hanya menuju tempat kerja. Apakah ini sebuah fenomena yang sudah terjadi pada para pesepeda-pesepeda "sesaat (fomo)". ohh tentu saja tidak dan saya pastikan tidak. Lha wong saya sudah bersepeda jauh sebelum pandemi terjadi yaitu sekitar tahun 2013 akhir saya sudah memilih untuk bersepeda.

Ini disebabkan oleh beberapa kesibukan yang dirasakan oleh para orang tua pada umumnya. Mungkin ?. Selain jeda di bulan puasa yang cukup lama dan dengan segala kesibukannya  "ngudang" anak lanang yang telah pulang dari pondok pesantrenya.

Ya sudahlah, 



Alhamdulillah kali ini berkesempatan untuk menyambangi gunung srawet yang ada di kecematan sebelah. Berjarak sekitar 10 km-an dari rumah. *Tergantung anda lewat mana, hahhaha.

Sudah kangen dengan suasana disekitaran gunung Srawet yang ada di desa Kebondalem kecamatan Bangorejo yang masih penuh dengan area persawahan dan suasana khas pedesaan. Kali ini saya memilih untuk memutari Srawet dengan jalur yang tidak terlalu ekstrem di pinggir kaki-kaki gunung Srawet.

Dengan total jarak 30km-an berhasil saya tempuh dengan fun memutari gunung Srawet. Sesekali saya tuntun ketika lewat jalur perkebunan tebu yang berada disisi utara gunung. Jalur tanah yang didominasi tanah liat/lempung ditambah guyuran hujan dimalamnya membuat tambah fun.

Bareng bertemu goweser MTB lain yang sedang melintas di jalanan gunungsari menuju pasar Pedotan. Juga sempat "Deep Talk" dengan anak laki-laki berusia sekolah dasar yang bersepeda di sekitaran rumahnya.

Sungguh harmoni dan membuat pikiran lebih segar. Sesegar kasih sayangmu padaku.

Samar Wulu #4 Genteng, Banyuwangi - Gowes Bareng Seru Menjelang Malam

Samar Wulu #4 Genteng, Banyuwangi - Gowes Bareng Seru Menjelang Malam


Samar Wulu adalah waktu menjelang petang (sore memasuki waktu magrib). Di Banyuwangi di istilahkan "Samar Wulu" atau bisa juga di artikan waktu senja menjelang malam.

Gowes bareng berkonsep Samar Wulu ini disesuaikan dengan kegiatanya yang dilakukan pada waktu sore menjelang malam. Smar wulu ini bisa terbuka untuk umum dan boleh diikuti oleh siapapun dengan semua jenis sepeda apapun. Karena kegiatan giowes bareng ini dimulai dengan start bareng, gowes bareng dan finish bareng tanpa adanya tinggal ditinggal. Samar Wulu digawangi oleh beberapa para pecinta sepeda yang ada di Banyuwangi.

Dalam perjalanannya, Samar Wulu sudah memasuki sesi yang ke-4. Dan kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk ikut, yang dikarenakan lokasi Samar Wulu #4 kali ini cukup dekat dengan rumah saya. Samar Wulu #4 berada di Lapangan RTH Maron Genteng, Banyuwangi yang merupakan markas komunitas sepeda "Sadtruebike".


Start/Finish berada di coffeshop Pine Haus yang berada di dalam RTH Maron Genteng. Start dimulai sekitar jam 16.00 wib dengan berbagai persiapanya. Para pesepeda di wajibkan membawa toolkit untuk menangani beberapa masalah kecil yang mungkin akan terjadi termasuk ban dalam cadangan.

Beberapa komunitas sepeda seperti Federalos Banyuwangi, BMX, MTB Banyuwangi, Roadbike & Fixie ikut ambil di Samar Wulu #4 kali ini sangat seru. Karena jalur samar wulu ini bertipe gravel urban, dimana lewat jalan perkampungan, pedesaan, perkebunan yang nota bene jalan tanah berkerikil/gravel dan sedikit beraspal halus.

Bertemu Teman Lama Yang Termasuk Pencetus Samar Wulu

Beberapa Teman Federalos Yang Ikut Samar Wulu #4

Kali Talang (Salah Satu Rute Yang Harus Dilalui Para Peserta)

Karena konsep gowes bareng, start finish bareng. Kali ini para peserta berhenti semua untuk menunggu salah satu peserta yang sedang mengalami masalah (RD Patah) untuk dilakukan perbaikan.

Sepeda Milik Peserta Sedang Mengalami Kerusakan RD

Kerusakan kembali melanda dan tetap ditemani.

Dikarenakan Samar Wulu ini selalu melewati waktu magrib, maka ketika memasuki waktu magrib bagi yang ingin melaksanakan ibadah sholat magrib akan di persilahkan dan tteap ditunggu bersama-sama.
Jadi kesenangan jalan, ibadah jalan insyaAllah berkah.

Video by Youtube !




Rute by Komoot !

Jalur Gravel 60KM Srawet Loop Start/Finish Radio Bintang Tenggara FM Banyuwangi

Jalur Gravel 60KM Srawet Loop Start/Finish Radio Bintang Tenggara FM Banyuwangi

Bike Sobo Deso - Mengawali tahun baru 2025 dengan tetap sepedaan. Dimana akhir-akhir di tahun 2024 kemarin kegiatan sepedaan saya sangat berkurang dengan berbagai sebab dan musababnya. Karena sudah lama tidak gowes dan mulai bosan, sehingga badan jarang obah dan tenaga mulai melemah.


Memutuskan untuk semangat kembali dengan memasukan tema dalam bawah alam sadar "Tetap Sepedaan". Aku kudu iso sepedaan maneh, fisikku wes melemah, gampang lungkrah, lelah. Iso gak iso aku kudu iso sepedaan maneh. Begitu energi yang mulai saya masukan kembali ke alam pikiran saya di bulan-bulan terkahir tahun 2024.

Alhamdulillah awal tahun 2025 kemarin mendapatkan kesempatan kembali untuk sepedaan. Setelah beberapa hari sebelumnya mencoba buat rute sendiri di komoot dan akhirnya bisa mencobanya di awal januari 2025 kemarin. Sungguh senang, amat senang, pikiran tenang, hati riang, badan terangsang & si biru putih sepertinya juga terbang melayang.

Rute kali ini sengaja dibuat dengan tema ala-ala Gravelan denan memutari gunung Srawet dengan total jarak sekitar 60 km-an. Rute kai ini lengkap dengan menggabungkan suasana pedesaan dan perkotaan. Jalur terdiri dari aspal, paving jalan desa dan jalan persawahan lengkap dengan beberapa lumpur di beberapa titik.

Buat Rute Sendiri - Di Coba Sendiri - Gowes Sendiri - Menyesal sendiri (Ora Kapok / Tidak Menyesal)

Start dari rumah yang kebetulan berada di dekat lokasi masjid Al-Hikmah Jatisari atau 150 meter dari Radio Bintang Tenggara FM Banyuwangi. Yang bisa dikatakan masuk wilayah Banyuwang selatan. Rute saya pilih melewati perkampungan, jalan pinggir kanal, pasar tradisional, kota Jajag, persawahan dan perkebunan menyisir pinggiran gunung Srawet yang berada di desa Kebondalem Kecamatan Bangorejo dengan suasana khas pedesaan yang hijau-hijau dan penuh kesegaran.

Sepedaan makin asyik karena kondisi sedikit mendung dan habis diguyur hujan semalaman. Sehingga di beberapa titik setelah KM-20 dengan kondisi tanah liat yang basah membuat lebih lengket dan licin.

Asyik seru dan terasa menantang. Dengan satu-satunya tunggangan si biru putih yang sudah menjadi partner tak terpisahkan, membuat menjadi perjalanan ini semakin penuh kehangatan.

Rute Gavel 60KM Srawet Loop ini cocok untuk semua jenis sepeda dan bisa dijajal dalam waktu petang ataupun siang.

Rute Komoot !

Video !


Yang mau njanjal jalur ini ketika berkunjung di Banyuwangi, monggo dipersilahkan.

Rencana Selanjutnya, dengan Tetap Sepedaan di Rute Srawet Loop dan sedikit perubahan jarak menjadi total 100 km.

GOSAMU #4 20 Oktober 2024 Muhammadiyah Gambiran

Gowes Santai Muhammadiyah (GOSAMU) series ke-4 Kec. Gambiran Kab. Banyuwangi

Ketemu Dulur Goweser Dari Kampung Halaman Srono

Hari ini saya Muhammadiyah heheh...

Kali ini saya menunggangi Seli, karena si City Cat sedang mengalami ban bocor dan  ngambek tidak mau diajak jalan. Sperti tahun sebelumnya di 2023 yang pernah saya ikuti juga, kali ini juga menempuh jarak sekitar 20km-an tetapi dengan rute yang berbeda. Dan..............SEWU PECEL-nya MANTAP

Spesial Ulang Tahun Gowes Napak Tilas Jalur Cikal Bakal Federalos Terbentuk

Spesial Ulang Tahun Gowes Napak Tilas Jalur Cikal Bakal Federalos Terbentuk

Batu Besar Di Lereng G. Srawet

Bulan ini tepat komunitas sepeda mtb federal indonesia chapter Banyuwangi (Federalos) terbentuk. Penake ngomong, bulan oktober di tahun 2024 ini Federalos memasuki hari jadi yang ke-4. Sebagai bentuk takzim kepada Federalos, saya mencoba me-napak tilas-i jalur gowes yang pertama kali ide pikiran untuk membentuk Federalos. Bisa dibilang sekaligus, jalur ini juga merupakan jalur spesial pertama kali anggota federalos gowes bareng.

Selalu Ada Alasan Gagal Finish di Pelindo Run Ride 2024

Selalu Ada Alasan Gagal Finish di Pelindo Run Ride 2024

Target Bersepeda 330 km dan hanya finish 261.60 km (10 aktifitas) karena banyak alasan. Bepergian, pengawas, malas, digandoli anak dan sampai ban mbledos jadi alasan.

Situasi di Tempat Tambal Ban Milik P. Komari

Semangat Menjadi Bagian Event BlueFire Ijen KOM 2024 MainSepeda.com

Semangat Menjadi Bagian Event BlueFire Ijen KOM 2024 MainSepeda.com

Tetap SEMANGAT menjadi bagian event BlueFire Ijen KOM di 2024 ini dari MainSepeda.com. Mengawasi beberapa peserta yang melakukan "cheat" agar sampai di garis finish dengan enak itu menjadi tantangan tersendiri. Angkat topi untuk para peserta yang dengan sabar & jujur menghadapi tanjakan-tanjakan di ijen.


Hotel Dekat Banyuwangi Park, Tempat Start Event Main Sepeda Blue Fire Ijen KOM 2024

Hotel Dekat Banyuwangi Park, Tempat Start Event Main Sepeda Blue Fire Ijen KOM 2024

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk orang-orang luar kota Banyuwangi ataupun yang belum pernah mengunjungi Banyuwangi. Mungkin saya sendiri bisa dikatakan pesepeda antusias. Ketika mendengar kata sepeda dan segala tetek bengeknya termasuk event-eventnya sangat menggugah hasrat bersepeda saya. Yah, walaupun sepeda saya hanya jenis sepeda mtb besi lawas dan mungkin bisa dikatakan rongsokan tapi saya sangat HEPI EVERYDAY jika sedang menaikinya. Sudah bersepeda sejak akhir tahun 2013 lalu dan masih semangat sampai sekarang walau hanya untuk pergi pulang ke kantor berjarak 2km-an serta alat untuk berolahraga pagi dengan jarak sekitaran 10km-an.

Loh kok malah curhat, Hahahha

Honda Garuda Motor Jajag, Tempat Membeli Sepeda Motor Honda Terbaru Di Banyuwangi

Honda Garuda Motor Jajag, Tempat Membeli Sepeda Motor Honda Terbaru Di Banyuwangi

Kebutuhan akan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi sekarang saat ini adalah merupakan kebutuhan pokok yang hampir dibutuhkan oleh setiap keluarga. Minimal dapat membantu memangkas waktu secara efisien dalam berpindah-pindah dari tempat satu ke tempat lainnya.

Garuda Motor Jajag Honda Banyuwangi

Sebut saja saya sendiri, sebagai orang yang sudah berkeluarga sangat memerlukan kendaraan yang bisa mengantarkan kemana-mana dengan cepat. Contoh halnya dipagi hari dimana pusat kesibukan mulai terasa, mulai istri berangkat berbelanja di pasar, selang beberapa waktu mengantar anak berangkat sekolah & selang beberapa waktu harus dituntut sudah berada di tempat pekerjaan.

Maka untuk menunjang pergerakan perpindahan tersebut, kami memerlukan sebuah kendaraan bermotor minimal sepeda motor yang cukup luwes untuk berpindah-pindah dan tentu saja hemat. Luwes untuk diajak masuk-masuk pasar dan cukup 1 liter bahan bakar sudah mampu wara-wiri sampai beberapa hari.

Oh iya, ada satu tempat yang bisa anda kunjungi untuk mendapatkan sepeda motor idaman anda. Ada sebuah dealer yang bernama Garuda Motor Jajag. Tempat ini merupakan dealer resmi Honda di wilayah kabupaten Banyuwangi. Honda Garuda Motor Jajag merupakan tempat membeli sepeda motor honda terbaru di Banyuwangi yang menyediakan berbagai tipe motor honda terbaru mulai dari tipe bebek (Supra X125, Revo), matik (BeAT, Scoopy, Vario 125, Vario 160, PCX160, ADV160, Stylo 160) maupun tipe sport (CBR150, CRF150L, Sonic) dan yang terbaru adalah motor listrik (EV) EM1e yang juga sudah bisa anda pesan di dealer Honda Garuda Motor Jajag.

Di dealer Honda Garuda Motor Jajag anda bisa melakukan pembelian secara tunai atau juga bisa kredit dengan uang muka terjangkau mulai Rp. 500 Ribu-an dan angsuran yang murah. Setiap bulannya Honda Garuda Motor Jajag memberikan potongan subsisi yang cukup besar melalui promo-promonya yang bisa anda dapatkan terutama jika anda melakukan pembelian secara kredit.

Tampak dipajang unit motor listrik EM1e 

Dealer Honda Garuda Motor JajagDealer Honda Garuda Motor Jajag yang beralamat di Jl. PB. Sudirman no.44 Jajag, Gambiran, Banuwangi ini memberikan layanan pengiriman sampai motor anda berada di depan pintu rumah anda. Layanannya mencakup ke seluruh wilayah Banyuwangi mulai pesanggaran sampai wongsorejo, banyuwangi kota, rogojampi, kabat, glenmore, genteng, Kalibaru, Genteng, Tegaldlimo, Muncar, Singojuruh, Songgon, Grajagan, Benculuk.

Informasi Promo, Produk & Penawaran, Segera Hubungi :
Garuda Motor Jajag
Dealer & Ahass Resmi Sepeda Motor Honda Banyuwangi
Alamat: Jl. PB. Sudirman no.44 Jajag, Gambiran - Banyuwangi 68486
Telp.: 0333-394523

Chat Wa Admin: 085179870058

Layanan dealer Honda Banyuwangi Garuda Motor Jajag sudah tidak diragukan lagi akan keramahannya dan kejelasan harga yang transparan bagi pelangganya. Honda Garuda Motor Jajag juga bekerjasama dengan bank penjamin kredit seperti MPM Finance, FIF, ADIRA, MC FM, MU Finance dan lain sebagainya seperti koperasi-koperasi yang ada di Banyuwangi.

Layanan buka dealer Honda Garuda Motor Jajag buka setiap hari selama 7 hari mulai pukul 08.00-16.30wib untuk hari senin sampai dengan sabtu & 09.00-15.00wib untuk hari minggu atau tanggal merah.

Dealer Honda Garuda Motor Jajag juga memberikan layanan perawatan untuk motor Honda kesayangan anda melalui bengkel AHASS Garuda Jajag dengan layanan buka sama dengan dealer. Bengkel Ahass Garuda Jajag memberikan layanan antar jemput bagi anda yang tidak bisa datang ke ahass langsung.

Lokasi Google Maps Garuda Motor Jajag !

BUDIWANGI - Buku Digital-nya Warga Banyuwangi

BUDIWANGI (Perpustakaan Online) - Buku Digital-nya Warga Banyuwangi

Budiwangi perpustakaan online

Bisa dikatakan, Budiwangi adalah perpustakaan online, yang disediakan oleh pemerintahan kabupaten Banyuwangi. Yang namanya perpustakaan, ya pasti tempat berkumpulnya buku-buku, termasuk buku apapun mulai novel, cerita anak, pengetahuan umum, kedokteran, pertanian sampai kitab-kitab juga ada.

Aplikasi ini bersifat gratis dan bisa digunakan untuk umum. Aplikasi Budiwangi bisa anda pasang (install) di komputer anda atau ponsel pintar anda (android). Tampilan antarmuka sangat mudah dan tersusun rapi.

Tersedia pilihan kategori buku atau jika anda bingung dalam melihat daftar buku yang terpampang dalam halaman utamanya, anda bisa mencari buku tujuan anda dalam kolom pencarian.

Setelah saya mencoba versi terbaru, aplikasi sudah terlindungi & sudah tidak bisa lagi di rekam layar ataupun screenshoot. Ini mungkin beralasan untuk melindungi karya para penulis dari pembajakan pengcopy-an.

**Tujuan saya merekam layar adalah untuk membuat video edukasi tentang adanya aplikasi menarik dan bermanfaat yang wajib kita gunakan. Karena dalam pencarian google sudah tidak relevan lagi dalam mencari rujukan-rujukan artikel bermanfaat. Menurut pengamatan saya, sekarang hasil dalam pencarian google lebih banyak direkomendasikan dalam bentuk hasil belanja toko online, hiburan. Menurut saya tidak seperti google pada masa dulu yang dimana kita sangat mudah dalam mencari artikel-artikel tips & trik, pengetahuan serta tutorial dalam bentuk tulisan. Apakah saya sendiri mengalami itu atau memang hasil pencarian google semuanya mengarah begitu. 

Tampilan terbaru Budiwangi (rapi, sederhana & mudah dalam penggunaan)

Semoga perpustakaan kembali berjaya kembali dan menjadi tempat tujuan yang menarik untuk kita kunjungi. Sekalipun dalam bentuk digital/online.

Video !



Info Harga Tiket Cluring Waterpark Banyuwangi Terbaru

Info Harga Tiket Cluring Waterpark Banyuwangi Terbaru

Cluring Waterpark adalah kolam renang umum yang terletak di kota Cluring Kabupaten Banyuwangi. Hanya berjarak 2 km-an dari tempat wisata De Djawatan Benculuk. Fasilitas yang lengkap dan bersih terawat, membuat tempat ini layak anda kunjungi.

Gowes Santai Muhammadiyah (Gosamu) Kecamatan Gambiran Series-3

Gowes Santai Muhammadiyah (Gosamu) Kecamatan Gambiran Series-3

Gowes santai muhammdiyah Lazis Mu Gambiran
Foto : Facebook Lazis Mu Gambiran

BikeSoboDeso.biz.id - Hari ini minggu tangal 19 November 2023 kami mengikuti acara sepeda gembira atau fun bike Gosamu kecamatan Gambiran series-3 dalam rangka memperingati hari jadi organisasi muhammadiyah yang ke-111.

GOSAMU - Gowes Santai Muhammadiyah Series 3 Gambiran - Banyuwangi

GOSAMU - Gowes Santai Muhammadiyah Series 3 Gambiran Banyuwangi


Gowes Santai yang diadakan oleh Muhammadiyah Gambiran dalam rangka milad 111 tahun kali ini memasuki series ke-3. Dengan total hadiah 15 juta termasuk didalamnya hadiah sepeda listrik menarik untuk anda dapatkan dalam acara gowes bareng santai ini. Dengan start & finish di halaman Masjid Al-Hikmah Jajag (Masjid Melon) bersama Lazis Mu Gambiran mengajak anda semua untuk berpartisipasi dalam acara Gosamu (Gowes Santai Muhammadiyah).

Selain itu, juga ada agenda lain yang tak kalah menarik seperti: pemeriksaan kesehatan gratis, 1000 bakso gratis.

Tiket infaq hanya Rp. 10 ribu bisa anda dapatkan langsung di Kantor Masjid Al-Hikmah Muhammadiyah Jajag sebelum hari H. Event ini cocok untuk keluarga karena sifatnya yang fun bike dengan jarak sekitar 20 Km-an.


Artikel Terkait :


Pagi Yang Cerah, Secerah KeKompakan Kami

Pagi Yang Cerah, Secerah Kekompakan Kami


Selamat Pagi, pagi yang cerah secerah senyum matahari pagi yang selalu menyemangati kehidupan. Hari ini minggu tanggal 15 oktober 2023 saya mengikuti acara jalan sehat bersama Radio Bintang Tenggara 95,6 FM dalam rangka ulang tahun yang ke-13. Kabar baiknya, saya pagi ini ditemani tim hura-hura lengkap yaitu istri yang sholihah dan anak-anak yang penuh keberkahan. ๐Ÿ˜‚

Ambil Bagian Di Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2023

Ambil Bagian Di Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge 2023

Mengesankan, dapat ikut ambil bagian dari event bergengsi balap sepeda Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge yang di selenggarakan oleh mainsepeda.com di tahun 2023 ini. Tepatnya pada tanggal 29 juli 2023 kemarin. Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM Challenge sendiri adalah bagian dari event Trilogi mainsepeda.com yaitu Bromo KOM, Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM & Kediri Dholo KOM.

Milad #1 Minitrek Putra Blambangan (Banyuwangi)

Milad #1 Minitrek Putra Blambangan (Banyuwangi)

Minion Minitrek

Minitrek Putra Blambangan adalah salah satu komunitas sepeda kayuh yang ada di Banyuwangi. Bersarkan namanya yaitu Minitrek, komunitas ini menggunakan sepeda lawas/rongsok jenis "mini" dengan ukuran 20". atau pada umumnya lebih dikenal luas dengan nama komunitas "minion".

Di Banyuwangi sendiri ada beberapa komunitas minion yang terbagi dalam beberapa chapter/wilayah antara lain : Restorasi Sepeda Rosok (RSR), Minitrek Putra Blambangan, MiniTrek Gandrung Banyuwangi.

Alhamdulillah kemarin pada tanggal 22 januari 2023 dapat menghadiri salah satu acaranya komunitas Minion Banyuwangi yaitu Milad ke-1 Minitrek Putra Blambangan. Acara berlangsung sangat seru dan penuh keguyuban.


Acara milad Minitrek Putra Blambangan ke-1 ini juga di hadiri komunitas minion dari daerah lain seperti :

  • MBC - Surabaya
  • CSGB - Bungurasih (Surabaya)
  • PASCOND - Malang
  • ARMMIC - Blitar
  • OSAKA - Surabaya
  • HASBANA
  • MARS - Surabaya
  • RUKMAN - Malang
  • KOMET - Tulungagung
  • COMPAS - Pasuruan
  • MISUWO (Mintrek Cycling Suwayuwo) - Pasuruan Ujung Barat
  • GMB - Blitar
  • MIB (Minion Independent Blitar) - Blitar
  • Minion Gresik Kota - Gresik
  • Missel - Surabaya
  • MSC (Minion Surabaya Cycling) - Surabaya
  • Minipro - Probolinggo
  • MIKASU - Surabaya
  • RANTE OCOL - Surabaya
  • Jayandaru - Sidoarjo
  • MABES - Besuki
  • SQUAD Minitrek
  • Zombie Race
  • IBEC
  • ADHON MANISE Single Fighter
  • Minitrek Jombang
  • Kompak - Pasuruan Kota
  • G-Shock (Generasi Sepeda Roshock)  - Kediri
Dan masih banyak komunitas minion lainnya yang lupa namanya saya ingat. Hahahahh

Oh iya juga ada pesepeda dari komunitas sepeda MTB Federal dari Komunitas Touring Bali (KTB) dan FedDewa.

Acara ini sekaligus bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi bagi para pesepeda khususnya pesepeda minion. Acara ini sendiri ini diawali gowes bareng strat dari lokasi basecamp Minitrek Putra Blambangan yang berada di Dusun Pekulo, Srono menuju RTH Maron, Genteng dan kembali ke Basecamp acara. Saya sendiri tidak mengikuti acaranya sampai selesai karena ada kewajiban yang harus saya tunaikan sebagai buruh.

Minion Minitrek

Sukses untuk acara Milad ke-1 Minitrek Putra Blambangan, semoga semakin guyuh dan tetap bersepeda.

Dokumentasi Video !



------------{Santun Di Jalan, Saling Menghormati Pengguna Jalan}------------

Kehormatan Gowes Bareng Bersama Istri Wali Kota Kediri Dalam Acara Journey To Zero #BirukanLangit

Kehormatan Gowes Bareng Bersama Istri Wali Kota Kediri Dalam Acara Journey To Zero #BirukanLangit

Kehormatan Gowes Bareng Bersama Istri Wali Kota Kediri Dalam Acara Journey To Zero #BirukanLangit
Foto oleh : Bayu Catur Pamungkas


Nama aslinya siapa sih istri wali kota kabupaten Kediri ini. Hahahah dasar saya.

Bunda Fey (Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar) atau Ibu Ferro (IG : @feronicas) atau Ferry Silviana Feronica, au ah yang penting saya hormat dan saya merasa sebagai laki-laki paruh baya terdecak kagum atas kekuatanya dan semangatnya yang luar biasa. (*sambil geleng-geleng kepala sembari manggut-manggut mikir "kok ada ya orang perempuan seperti ini bahkan sudah menyandang status ibu-ibu).

Ibu Ferro sendiri terpilih menjadi pegowes ke-11 dalam rangkaian acara #birukanlangit Journey To From Zero secara estafet mulai Aceh menuju Bali dengan total 12 pesepeda. Ibu Ferro mendapatkan kesempatan di estafet ke-11 dengan rute Malang - Banyuwangi berjarak 286 km.

Journey To From Zero JFZ merupakan sebuah proyek kolaboratif bersama PT Rimba Makmur Utama (RMU), pemilik dan pengelola inisiatif restorasi ekosistem Katingan Mentaya Project, dan Athletica Company (Athletica), perusahaan di industri olahraga. Aksi ini mengajak masyarakat untuk mengurangi emisi karbon, melalui kegiatan bersepeda dengan mengayuh satu sepeda oleh dua belas pesepeda secara bersambung. Upaya ini guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengurangi jejak karbon bagi generasi muda. Langkah ini menjadi bagian dari kampanye #BirukanLangit yang mengusung tema Dari Titik Nol Indonesia Menuju Nol Emisi Karbon.

Alhamdulilah dapat kesempatan menjemput dan bersepeda bareng sampai titik finish di Banyuwangi. Saya di ajak teman-teman dari komunitas sepeda MTB Federal Banyuwangi (Federalos Banyuwangi) bersama-sama mendukung gerakan #Birukanlangit ini dengan gowes bareng.

Sungguh menjadi kehormatan tersendiri bagi saya bisa bergabung dan merasakan semangatnya yang luar biasa. Ibu Ferro sampai di Banyuwangi (Titik Nol) sekitar pukul 18.30 wib.

Wes pokoknya saya seneng dan semangat sekali. Terima kasih banyak atas kesempatan ini.

Terima kasih untuk :

Lah wes pokoke seneng.......ra kenek di interupsi, pokoke saya jadi seneng & semangat yang menular.

Ngopi & Es Cincau di markas beberapa jam sebelum mencegat Ibu Ferro & Tim Journey to From Zero

Federalos Banyuwangi & Minitrek Banyuwangi mulai deg-deg an beberapa menit kedatangan

Alhamdulillah dengan penuh raut semangat dan keberkahan, kami bertemu

Foto dulu di Titik Nol-nya Banyuwangi

Ibu Fey Wali Kota Kediri

Keguyuban & Kehangatan terjadi disini (Taman Sritanjung) sembari diguyur es jeruk asli, benar-benar jeruk berbentuk buah yang diperas bukan jeruk ada mereknya berbentuk sasetan.
Finish dengan kehangatan secangkir kopi.

Video !

Journey To Zero  #Birukan Langit 2022 Bersama Istri Wali Kota Kediri di Banyuwangi yang melanjutkan etape ke-11 dari Malang ke Banyuwangi.

Alhamdulillah bersama teman-teman Federalos Banyuwangi & Minion Banyuwangi bisa merasakan gowes bareng Bu Ferro di Banyuwangi dalam rangka mengkampanyekan Birukan Langit sampai finish.

ini momen langka yang perlu dirayakan, walau dokumentasi pribadi yang dengan video yang kurang HD. Hahahahha

Nggak tau juga, semangatnya itu kalau saya merasakan sangat luar biasa dan terbawa lama. Mungkin aura Ibu Ferro ini memang penuh aura positif yang luar biasa sehingga menutupi aura negatif yang ada pada saya. Hahahah

Tapi beneran lho, teman-teman yang ikut juga merasakan seperti itu. Semangat, Senang, Santai & Penuh Kehangatan.

Tenan iki gak goroh, gak ngapusi, gak mbujuki