Glenmore, Banyuwangi - Tanah Eropa Di Ujung Timur Pulau Jawa
Glenmore adalah merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyuwangi yang termasuk terletak bagian barat. Kecamatan Glenmore termasuk wilayah yang sangat luas sekitar 406,76 km² dan termasuk kecamatan terluas ke-4 dari total kecamatan yang ada di kabupaten Banyuwangi. Glenmore terletak memanjang ke utara dan keselatan terbelah oleh jalan raya nasional yang menghubungkan Banyuwangi kota dengan Jember.
Kecamatan Glenmore terdiri dari desa : Tegalharjo, Sepanjang, Karangharjo, Tulungrejo, Sumbergondo, Bumiharjo & Margomulyo. Glenmore adalah kecamatan yang terletak di Banyuwangi barat. Bagian utara Glenmore dibatasi oleh Gunung Raung, sedangkan bagian selatannya terdapat Taman Nasional Meru Betiri dan kawasan hutan milik Perhutani. Sebagian besar wilayah Glenmore merupakan areal perkebunan dengan komoditas utamanya adalah tebu, karet, dan kakao. Beberapa perkebunan terkenal di Glenmore di antaranya Perkebunan Glenmore, Glen Nevis, Kendenglembu, Treblasala, Kalirejo, dan lain sebagainya. Di tengah perkebunan tersebut terdapat banyak perkampungan terpencil yang disebut Afdeling (Afd.) dan dihuni oleh pekerja perkebunan. Beberapa Afdeling di Glenmore diantaranya Afd. Muktisari, Sidomukti, Gentengan, Kaliputih, Sukobumi, dan lainnya.
Pada zaman dahulu Glenmore dan wilayah sekitarnya masih berupa hutan belantara. Hal ini berubah ketika pemerintah kolonial membuat kebijakan baru di tahun 1900-an dengan menarik investor dari Eropa untuk membangun bisnis di Hindia Belanda. Pengusaha Eropa berdatangan dan membuka hutan untuk perkebunan baru. Salah satunya adalah Glenmore yang didirikan oleh pengusaha asal Skotlandia bernama Ros Taylor sekitar tahun 1910. Ros Taylor membuka lahan di kaki Gunung Raung seluas 163.800 hektar untuk ditanami kopi, kakao, dan karet. Kata Glenmore berasal dari Bahasa Gaelik Skotlandia yang berarti "Big Glen / Glen Besar". "Glen" adalah kata yang banyak dipakai sebagai nama tempat di Skotlandia dan bermakna lembah atau hamparan perbukitan.
![]() |
| Jalan Lintas Selatan, Glenmore - Banyuwangi |
Glenmore bukanlah satu-satunya perkebunan zaman kolonial di kecamatan ini. Selain itu, juga terdapat Perkebunan Glen Nevis, Glen Faloch, dan Treblasala. Treblasala sendiri menurut penuturan masyarakat setempat merupakan kebalikan dari kata "Alas Albert" (hutan Albert). Setelah dibukanya kawasan perkebunan, wilayah ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pemerintah kolonial membangun infrastruktur baru seperti Stasiun Glenmore, kantor pos, hingga rumah sakit. Jejak-jejak masa kolonial di Glenmore masih ada hingga sekarang, salah satunya mesin ketel uap buatan Ruston Proctor & Co dari Inggris yang sekarang dijadikan monumen di depan PT Glenmore. Peninggalan zaman kolonial lainnya adalah Rumah Sakit Bhakti Husada atau juga disebut Rumah Sakit Krikilan yang sebelumnya merupakan klinik perkebunan.
Wilayah Glenmore pernah dijadikan calon lokasi Bandar Udara Banyuwangi. Di tengah perkebunan, tepatnya di dekat Afdeling Sidomukti dan Muktisari atau berada di selatan pabrik gula, telah berdiri landasan pacu untuk pesawat capung penyemprot hama. Landasan ini dibangun sekitar tahun 1970-an pada masa Bupati Djoko Supaat Slamet. Landasan ini rencananya akan dikembangkan menjadi bandar udara baru. Namun pembangunan bandara tertunda hingga tahun 1999 pada era Bupati Samsul Hadi. Setelah dianalisis, ternyata lokasi Glenmore tidak aman untuk penerbangan. Sekarang, proyek bandar udara telah dipindahkan ke Kecamatan Blimbingsari.
![]() |
| Wisata Alam Bumi Madukara, Glenmore - Banyuwangi |
![]() |
| Pabrik Gula, Glenmore - Banyuwangi |
![]() |
| Dusun Kakao, Glenmore - Banyuwaangi |
Artikel Terkait Glenmore !
- https://www.andiusw.web.id/2019/04/13-april-2019-mancal-ning-glenmore.html
- https://www.andiusw.web.id/2023/09/bendera-kuning-federalos-untuk-fathoni.html
- https://www.andiusw.web.id/2019/04/glenmore-ning-air-terjun-legomoro.html
- https://www.andiusw.web.id/2020/06/jatirono-sumbersalak-13062020-mancal.html
- https://www.andiusw.web.id/2018/02/dolan-air-terjun-legomoro-banyuwangi.html
- https://www.andiusw.web.id/2019/04/air-terjun-legomoro-ning-pura-anta-boga.html
- https://www.andiusw.web.id/2022/01/tahun-baru-gowes-ke-air-terjun-legomoro.html











Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Boleh Komentar, Saran Masukan & Transferan Dana !